Kamis, 05 Juni 2014

BAB 6 Tingkat Kesehatan Bank

Penilaian tingkat kesehatan bank secara kuantitatif dilakukan terhadap 6 faktor, yaitu

1.      CAPITAL ( Permodalan ),

2.      ASSET QUALITY ( Kualitas Aktiva Produktif )

3.      MANAGEMENT ( Manajemen )

4.      EARNINGS ( Rentabilitas )

5.      LIQUIDITY ( Likuiditas )

6.      SENSITIVITY TO MARKET RISK

 

CAPITAL

Penilaian pertama adalah aspek permodalan, dimana aspek ini menilai permodalan yang dimiliki bank yang didasarkan :

1.    kewajiban penyediaan modal minimum bank (KPMM)

2.    Komposisi permodalan

3.    Trend ke masa depan / proyeksi KPMM

4.    Aktiva produktif yang diklasifikasikan dibandingkan dengan modal bank

5.    Kemampuan Bank memelihara kebutuhan penambahan modal yang berasal dari

1.    keuntungan (laba ditahan)

6.    Rencana permodalan Bank untuk mendukung pertumbuhan usaha

7.    Akses kepada sumber permodalan dan

8.    Kinerja keuangan pemegang saham untuk meningkatkan permodalan bank

·         Komponen Kecukupan pemenuhan KPMM dihitung dengan menggunakan rumus :

·         Komponen kedua adalah komposisi permodalan di lihat dengan rumus :

·         Komponen Capital tentang Trend ke depan Proyeksi KPMM dilihat dari angka

·         pertumbuhan Modal dan ATMR

·         Komponen APYD dibanding dengan modal di hitung dengan rumus

Klasifikasinya adalah :

1.      25% dr Aktiva Produktif dalam perhatian Khusus

2.      50% dr Aktiva Produktif Kurang Lancar

3.      75% dr Aktiva Produktif Diragukan

4.      100% dr Aktiva Produktif Macet

5.      Komponen Kemampuan Bank memelihara kebutuhan penambahan modal yang berasal dari keuntungan (laba ditahan)

6.      Komponen Rencana permodalan untuk mendukung pertumbuhan usaha Jasa dilihat dari Indikator pendukung seperti persentase rencana pertumbuhan Modal dibandingkan dengan persentase rencana pertumbuhan Volume Usaha

7.      Akses kepada sumber permodalan

Selain itu juga dilihat Profitabilitas Bank yang dihitung dari Return On Asset (ROA) dan Return On Equity (ROE)

 

 

ASSET QUALITY

Penilaian faktor kualitas aset antara lain dilakukan melalui penilaian terhadap komponen komponen sebagai berikut:

1.        Aktiva produktif yang diklasifikasikan dibandingkan dengan total aktiva produktif;

2.        Debitur inti kredit di luar pihak terkait dibandingkan dengan total kredit;

3.        Perkembangan aktiva produktif bermasalah/non performing asset dibandingkan dengan

aktiva produktif;

4.        Tingkat kecukupan pembentukan penyisihan penghapusan aktiva produktif (PPAP);

5.        Kecukupan kebijakan dan prosedur aktiva produktif;

6.        Sistem kaji ulang (review) internal terhadap aktiva produktif;

7.        Dokumentasi aktiva produktif; dan

8.        Kinerja penanganan aktiva produktif bermasalah.

·         Komponen Aktiva Produktif Yang Diklasifikasikan dibandingkan dengan total Aktiva Produktif.

Ada empat macam jenis aktiva produktif yaitu :

1.      Kredit yang diberikan

2.      Surat berharga

3.      Penempatan dana pada bank lain

4.      Penyertaan

·         Komponen kedua dari asset adalah debitur inti kredit di luar pihak terkait dibandingkan dengan total kredit.

Bank dengan total aset < Rp 1 triliun debitur inti = 10 debitur/grup;

Bank dengan total aset Rp 1 triliun < total aset < Rp 10 triliun debitur inti = 15 debitur/grup;

Bank dengan total aset > Rp 10 triliun debitur inti = 25 debitur/grup.

·         Perkembangan Aktiva Produktif bermasalah/Non Performing Asset dibandingkan dengan Aktiva Produktif

Aktiva Produktif (AP) bermasalah merupakan AP dengan kualitas Kurang Lancar, Diragukan dan Macet.

·         Tingkat kecukupan pembentukan penyisihan penghapusan aktiva produktif (PPAP);

·         Kinerja penanganan aktiva produktif bermasalah.

 

MANAJEMEN

Untuk menilai kualitas manajemen akan mengajukan 250 pertanyaan yang menyangkut manajemen bank yang bersangkutan. Penilaian terhadap faktor manajemen antara lain dilakukan melalui penilaian terhadap komponen-komponen sebagai berikut:

1.      Manajemen umum;

2.      Penerapan sistem manajemen risiko; dan

3.      Kepatuhan Bank terhadap ketentuan yang berlaku serta komitmen kepada Bank Indonesia dan atau pihak lainnya.

 

EARNING (RENTABILITAS)

Penilaian pendekatan kuantitatif dan kualitatif factor rentabilitas antara lain dilakukan melalui penilaian terhadap:

1.      Return on assets (ROA);

2.      Return on equity (ROE);

3.      Net interest margin (NIM);

4.      Biaya Operasional dibandingkan dengan Pendapatan Operasional (BOPO);

5.      Perkembangan laba operasional;

6.      Komposisi portofolio aktiva produktif dan diversifikasi pendapatan;

7.      Penerapan prinsip akuntansi dalam pengakuan pendapatan dan biaya; dan

8.      Prospek laba operasional.

 

LIQUIDITY

Penilaian faktor likuiditas antara lain dilakukan melalui penilaian terhadap:

1.      Aktiva likuid kurang dari 1 bulan dibanding dengan pasiva likuid kurang dari 1 bulan

2.      1-month maturity mismatch ratio;

3.      Loan to Deposit Ratio (LDR);

4.      Proyeksi cash flow 3 bulan mendatang

5.      Ketergantungan pada dana antar bank dan deposan inti;

6.      Kebijakan dan pengelolaan likuiditas (assets and liabilities management/ALMA);

7.      Kemampuan Bank untuk memperoleh akses kepada pasar uang, pasar modal, atau sumber-sumber pendanaan lainnya; dan

8.      Stabilitas dana pihak ketiga (DPK).

9.      Aktiva likuid kurang dari 1 bulan dibanding dengan pasiva likuid kurang dari 1 bulan, 1-month maturity mismatch ratio;

10.  ketergantungan pada dana antar bank dan deposan inti;

 

SENSITIVITY TO MARKET RISK

Faktor sensitivitas terhadap risiko pasar antara lain dilakukan melalui penilaian terhadap:

1.      Modal/cadangan yg dibentuk utk mengcover fluktuasi suku bunga dibandingkan dgn potential loss sebagai akibat fluktuasi suku bunga;

2.      Modal/cadangan yg dibentuk utk mengcover fluktuasi nilai tukar dibandingkan dengan potential loss sebagai akibat fluktuasi nilai tukar

3.      kecukupan penerapan sistem manajemen risiko pasar

 http://rikyaldriasblogspotcom.blogspot.com/2012/04/penilaian-tingkat-kesehatan-bank-camels.html
http://ahmadmad03n.blogspot.com/2013/05/tingkat-kesehatan-bank.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar