Kamis, 22 Oktober 2015

Tugas 1 - Sistem Terdistribusi [Vclass]

Tugas Pendahuluan
1. Apa Kegunaan ARP?
- Membuat alamat logika seperti IP Address tidak bergantung peralatan
- Penggantian satu network interface card hanya mengubah MAC Address dan tidak mengubah IP Address
- Paket dapat diteruskan berdasarkan alamat jaringan yang dituju
- Routing IP Address dapat dilakukan pada lapisan network

2. Gambarkan dan jelaskan format datagram ARP Request/Reply!


Cara kerja protokol ARP :
Host Y melakukan broadcast dengan mengirimkan pesan ARP Request, apabila host yang dituju berada dalam satu jaringan maka host tersebut akan mengirimkan pesat ARP Reply yang berisikan informasi MAC.
Bila host yang dituju berada dalam jaringan yang berbeda maka yang akan mengirimkan ARP Reply adalah Router yang memisahkan jaringan tersebut.

3. Berada dimanakah tabel ARP cache itu (di directory apa)?
ARP Cache ada di directory
"hkey_local_machine/software/microsoft/windows/currentversion/appmanagement/arpcache/"

4. Cari option-option pada command arp (misal arp -a, arp -??), dan jelaskan maksud dan kegunaannya!
arp -a
Menampilkan entri dari tabel ARP saat ini.
arp -d inet_addr
Digunakan untuk menghapus sebuah entri pada alamat IP tertentu, dimana inet_addr adalah IP Address.
arp -s inet_addr eth_addr
Menambahkan entri pada cache ARP dan menghubungkan IP Address dengan MAC Address

5. Cari informasi tentang software sniffer tcpdump berikut command-command yang ada pada tcpdump dan apa kegunaannya!?
Tcpdump dapat membantu kita dalam melakukan analisis yang mendalam terhadap trafik network yang ada pada komputer, pada server atau pada jaringan.

Command pada tcpdump:
 #tcpdump -i eth0
Menangkap paket dari antarmuka ethernet tertentu. Ketika dieksekusi perintah tcpdump tanpa pilihan apapun, itu akan mengkap semua paket yang mengalir melalui semua interface. Opsi -i memungkinkan untuk menyaring pada interface ethernet tertentu.

#tcpdump -c 2 -i eth0
Hanya menangkap jumlah ke-N pada paket. Ketika dieksekusi perintah tcpdump, ini memberikan paket sampai membatalkan perintah tcpdump. Menggunakan opsi -c dapat menentukan jumlah paket yang akan ditangkap. Misal, hanya menangkap 2 paket dari interface eth0.

#tcpdump -XX -i eth0
Menangkap tampilan paket dalam HEX dan ASCII. Beberapa pengguna mungkin ingin menganalisa paket dalam nilai hex, tcpdump menyediakan cara untuk mencetak paket dalam format kedua-duanya yaitu format ASCII dan HEX.

# tcpdump -w 08232010.pcap -i eth0
Menangkap paket dan menulis ke file tcpdump memungkinkan untuk menyimpan paket ke file. Kemudian dapat digunakan paket file untuk analisis lebih lanjut. Gunakan opsi -W. Opsi ini menulis paket kedalam file yang diberikan. Ekstensi file harus .pcapyang dapat dibaca oleh setiap protokol jaringan analyzer.

# tcpdump -tttt -r data.pcap
Membaca paket dari file yang disimpan. Dengan menambahkan opsi -r, ini dapat membaca file pcap lalu ditangkap dan melihat paket tersebut untuk di analisis.

# tcpdump -n -i eth0
Menangkap paket dengan alamat IP. Tambahkan opsi -n untuk menangkap paket dan ini akan menampilkan alamat IP dari mesin yang terlibat.

# tcpdump -w l_1024.pcap less 1024
Membaca paket lebih besar atau lebih rendah dari N byte. Ini hanya dapat menerima paket lebih besar dari jumlah n byte menggunakan filter greater melalui perintah tcpdump dapat pula menerima paket lebih rendah dari jumlah n byte menggunakan filter less.

# tcpdump -i eth0 arp
Hanya menerima paket dari tipe protokol tertentu. Ini dapat menerima paket berdasarkan jenis protokol dan dapat menentukan salah satu dari protokol : fddi, tr, wlan, ip, ip6, arp, rarp, decnet, tcp dan udp.

# tcpdump -w xpackets.pcap -i eth0 dst 10.181.140.216 and port 22
Menangkap paket untuk IP dan port tujuan tertentu. Paket akan memiliki IP sumber dan tujuan dan nomor port. Menggunakan tcpdump dapat menerapkan penyaring/filter pada sumber atau tujuan IP dan nomor port.

# tcpdump -w comm.pcap -i eth0 dst 16.181.170.246 and port 22
Menangkap paket komunikasi TCP antara dua host. Jika dua proses yang berbeda dari dua mesin yang berbeda berkomunikasi melalui protokol tcp, ini dapat menangkap paket-paket menggunakan tcpdump. Anda dapat membuka file menggunakan comm.pcap dengan network protokol analyzer untuk debug setiap potensi masalah.

6. Jelaskan cara penggunaan software wireshark, dan bagaimana cara melakukan filter terhadap:
                a. Paket ARP
                b. Hanya dari source atau destination nomor IP yang ditampilkan pada display?
WIRESHARK adalah sebuah Network Packet Analyzer Network Packet Analyzer akan mencoba “menangkap” paket-paket jaringan dan berusaha untuk menampilkan semua informasi di paket tersebut sedetail mungkin.

Cara penggunaan wireshark
-          Instalasi WireShark
Untuk instalasi WireShark sepertinya tidak memerlukan perlakuan tambahan apa-apa, apabila kita tidak yakin dengan setingan manual, coba saja instal dengan setingan default installer. Pada saat instalasi WireShark, kita juga akan diminta penginstall WinPcap, apabila tidak mempunyai WinPcap, nanti kita tidak akan bisa meng-capture menggunakan WireShark, namun masih bisa membuka hasil capture-an, oleh karena itu install saja WinPcap.
-          Menjalankan WireShark
Setelah menginstall WireShark, mari kita mulai menjalankan WireShark.
Jalankan saja lewat shortcut yang ada di start menu seperti ini:


Setelah itu akan muncul Splash Screen dari WireShark yang sedang me-load komponen-komponen yang diperlukan.


Berikut ini adalah contoh tampilan WireShark yang sedang meng-capture WireShark ketika sedang mengcapture.


Meng-Capture paket dengan WireShark kita bisa memulai capture dengan langkah-langkah berikut ini:
Pada menu Capture –> Interfaces 
  

Kemudian kita akan dihadapkan dengan tampilan untuk memilih interface yang akan kita capture nantinya, seperti ini:



Pilih interface yang akan kita capture, di tutorial ini saya contohkan untuk meng-capture Inteface “Microsoft”, klik tombol “Start” pada bagian kanan interface tersebut. 

Setelah itu, WireShark akan segera meng-capture paket-paket di dalam jaringan dan menampilkannya dengan segera. Berikut ini adalah tampilan utama WireShark saat bekerja meng-capture paket-paket data jaringan. Tampilan pada program / tools wireshark:
Menu
Di sini kita bisa bernavigasi antar menu-menu yang tersedia di WireShark.

Display Filter
Sebenarnya adalah sebuah kolom, kita akan mengisinya dengan sintaks-sintaks untuk memfilter (membatasi) paket-paket apa saja yang bakalan ditampilkan pada list paket.

Daftar Paket
Di sini akan ditampilkan paket-paket yang berhasil ditangkap oleh WireShark, berurutan mulai dari paket pertama yang ditangkap, dan seterusnya.

Detail Paket
Sebuah paket tentunya membawa informasi tertentu yang bisa berbeda-beda antar paketnya, di sini akan ditampilkan dari detail paket yang terpilih pada Daftar paket di atasnya.

Detail Heksa
Detail paket yang terpilih akan ditampilkan dalam bentuk heksa, terkadang akan lebih mudah bagi kita mendapatkan informasi dari bagian ini. Pada daftar bagian Daftar Paket, terdapat kolom-kolom seperti berikut: ini:
– Time : Menampilkan waktu saat paket tersebut tertangkap
– Source : Menampilkan ip sumber dari paket data tersebut
– Destination : Menampilkan ip tujuan dari paket data tersebut
– Protocol : Menampilkan protokol apa yang dipakai sebuah paket data
– Info : Menampilkan informasi mendetail tentang paket data tersebut.

a) Ketikkan “arp” pada filter box yang tersedia di pojok kiri atas Wireshark. klik enter. Hasilnya akan terlihat seperti berikut.
  


b) filter dari source atau destination nomor IP yang ditampilkan paket ARP : pada filter input text masukkan :
ip.dst==”IP YANG DI TUJU” && http

Tidak ada komentar:

Posting Komentar